Film ini berkisah tentang persahabatan dan perjuangan hidup tiga orang anak. Yang hidup dalam lingkungan marginal. Di sebuah tempat pembuangan sampah.

Ayu, adalah seorang anak wanita yang paling beruntung dari 2 orang teman nya yang lain. Dia satu-satunya yang masih bisa bersekolah sekalipun kesehariannya dia ingin membantu Ibu nya dengan mencari uang dari bernyanyi sebagai sinden atau pengamen. Walaupun Ibu nya melarang dia untuk bekerja, karena ibunya ingin Ayu untuk hanya ber-konsentrasi ke pelajaran dan sekolah nya, Ayu tetap berkeras untuk tidak ingin menyusahkan Ibu nya dengan tetap bekerja sebagai penyinden secara sembunyi-sembunyi.

Agus, seorang bocah kecil yang hidupnya dari hari ke hari hanya meyambung nyawa dari mencopet. Walaupun dia punya prinsip, bahwa dia hanya mencopet orang-orang yang dia agak mampu, dan bahkan terkadang membagikan hasil copetannya kepada teman-teman nya yang lebih membutuhkan. Yang hari itu belum bisa makan atau mendapat uang. Dia tidak mengenal orang tua nya dan hidup sebatang kara. Keceriaan dan sifatnya yang selalu optimis melihat hari-hari di depan yang menjadikannya

pribadi yang tangguh dan selalu melindungi teman-temannya.

Laras, adalah seorang gadis kecil yang sepantaran dengan teman-temannya. Dia menjalani hari-harinya sebagai ojek payung. Beruntung dia mempunyai bakat bernyanyi, dengan suara yang indah. Dia secara tidak sengaja bergabung dalam sebuah kelompok paduan suara yang diajar oleh Kak Amar, sosok seorang guru atau pengajar vokal anak-anak yang kurang mampu di daerah tempat dia menjajakan jasa sebagai ojek payung.

Mereka ber tiga berjanji bahwa mereka akan selalu bersama hingga dewasa nanti. Walau apapun yang terjadi, persahabatan mereka harus tetap menjadi yang utama dari segala permasalahan hidup yang mereka hadapi. Dan memang hidup tidak pernah mudah untuk dijalani, terutama bagi ketiga anak ini. Mereka tidak pernah bermimpi untuk menjadi orang kaya, hidup mewah atau bergelimang harta. Yang mereka impikan hanyalah ada kebahagian diantara sesame mereka, diantara keharian mereka yang hidup dalam lingkungan yang kumuh dan penuh sampah. Namun mereka percaya selama masih ada matahari yang bersinar, burung-burung yang bisa terbang, dan ada pelangi yang selalu muncul setelah hujan, berarti disitu ada surga. Surga dibawah langit.

Karakter

NEONA

MUZAKKI

VANAYA

REZA RAHARDIAN

ACHA SEPTRIASA

ANDIEN AISYAH

Video

Official
Teaser- First Look

Instagram

Update

VOI Show Choir by Rio Silaen

VOI Show Choir by Rio Silaen adalah sebuah Pusat Pelatihan yang memberikan pengajaran Seni Vokal,

Read more →

VISI OPTIMA INDONESIA

INTRODUKSI Lahir dari sebuah mimpi dan angan-angan, hingga akhirnya harapan bahwa seni itu adalah

Read more →

Buat apa nyaman, kalau tak ada teman?

“Buat apa nyaman, kalau tak ada teman?”.....

Read more →

Di bawah langit, kita punya cerita

“Di bawah langit, kita punya cerita…”.....

Read more →